Khasiat Susu Kambing Nasa Untuk Mengobati Hepatitis

Susu kambing memang dikenal sebagai bahan pengobatan alami sejak zaman dahulu kala, namun banyak yang kurang tahu jika susu kambing ini juga bisa memberikan manfaat bagi penderita hepatitis. Menurut Dr H.P Maree, MBChB, salah seorang ahli medis dari afrika selatan, mengatakan jika susu kambing bisa membantu penyembuhan penyakit hepatitis secara berkala. Apakah susu kambing ini mampu Mengubah HbsAg Positif Menjadi Negatif?

Menurut penelitian yang telah dilakukan, beliau menemukan kandungan asam lemak, asam laurat, dan asam kaprat yang sangat tinggi dibanding jenis susu lainnya. Dan kandungan zat zat penting inilah yang bisa membantu proses pengobatan hepatitis lebih cepat. Untuk hasil yang maksimal, disarankan mengkonsumsi 2-3 gelas per hari selama 1 bulan penuh, hingga hasil tes lab menunjukan HbsAg menjadi negatif.

Mungkin kita sudah biasa mengkonsumsi olahan susu sapi, dari mulai susu perah murninya, hingga dibuat berbagai ragam olahan menarik dengan berjuta juta rasa. Mengkonsumsi susu pun sepertinya sudah jadi ritual rutinan setiap malam biar bobonya nyenyak ya. Tapi bagaimana dengan susu kambing? kamu sudah pernah mencobanya?

Jika kita mengenal susu sapi sebagai penambah nutrisi pada tubuh, ajaibnya susu kambing justru tak hanya berguna sebagai penyokong kesehatan saja, tetapi mampu menyembuhkan berbagai jenis penyakit lho, seperti : bronkitis. asma, nyeri sendi, hingga penyakit hepatitis B yang kita kenal ganas dan sulit sembuhnya itu.

Setelah mengenal khasiat susu kambing dan manfaatnya sebagai penyembuhan hepatitis, baiknya simak dulu materi mengenai hepatitis yang tidak boleh terlewatkan :

Hepatitis adalah penyakit golongan kronik yang disebabkan oleh infeksi virus atau toxin yang menyerang organ tubuh, khususnya hati, sehingga mengalami peradangan. Beberapa jenis virus yang menjadi faktor ancaman penyakit hepatitis B yakni : Virus Mumps, Virus Rubella, Virus Cytomegalovirus, Virus Epstein-Barr, dan Virus Herpes.

Bagaimana cara mengetahui seseorang yang terkena hepatitis? biasanya jika di lab akan muncul hasil hbsag positif, dimana itu tandanya sudah terkena penyakit hepatitis B. Penyakit hepatitis ini akan berkembang menjadi beberapa tingkat keparahan yang berbeda beda meliputi : hepatitis A, hepatitis B, Hepatitis C, hepatitis D, E, dan G.

Dan yang lebih mengerikannya lagi adalah, penyakit kronik ini bisa menular dengan mudahnya melalui : makanan, transfusi darah, jarum suntik, dan berbagai media lainnya. Terkadang, meskipun tidak ada keturunan hepatitis sebelumnya, seseorang bisa dengan mudah mengidap penyakit ini akibat suatu kejadian yang tidak pernah terfikir sebelumnya.

Mengobati hepatitis dalam kondisi awal lebih berpotensi untuk cepat sembuh, ketimbang menunggunya dalam keadan yang lebih kronis. Karna kalau sudah memasuki tahap kronis, lebih susah untuk sembuhnya, terkadang 3-6 bulan itu masih belum fit betul dan masih sering kambuh kambuhan. Semakin meningkat jenis hepatitisnya, maka semakin sulit pula pengobatannya, jadi lebih baik obati sekarang juga sebelum kondisinya semakin parah.